Langsung ke konten utama

Etika (Etos) Kerja VS Etika Profesi



Etos merupakan seperangkat pemahaman dan keyakinan terhadap nilai-nilai yang secara mendasar memengaruhi kehidupan, menjadi prinsip-prinsip pergerakan, dan cara berekspresi yang khas pada sekelompok orang dengan budaya serta keyakinan yang sama.

Etika (etos) kerja berbeda dengan etika profesi. Etika (etos) kerja adalah seperangkat sikap atau pandangan mendasar yang dipegang sekelompok manusia untuk menilai bekerja sebagai suatu hal yang positif bagi peningkatan kualitas kehidupan sehingga memengaruhi perilaku kerjanya.

Sementara etika profesi adalah panduan bagi mereka para profesional (dokter, pengacara, akuntan, wartawan, dll) dalam menjalani kewajiban mereka memberikan dan mempertahankan jasa kepada masyarakat yang berstandar tinggi. Para professional memiliki karakteristik khusus dari segi pendidikan atau pelatihan, pengetahuan, pengalaman, dan hubungan dengan klien, yang membedakannya  dari pekerja non profesional. Tuntutan akan standar profesionalisme dan etika terhadap professional adalah jauh lebih tinggi dibandingkan terhadap non-profesional.

Namun demikian tetap perlu diingat, bahwa etika profesi merupakan bagian dari etika kerja. Meskipun etika profesi dibedakan dari etika kerja, kerangka dan prinsip-prinsip yang dicakup etika profesi tetap dapat diberlakukan sebagai etika kerja. 

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara etika (etos) kerja dan etika profesi adalah:

Etika kerja untuk pekerja non-profesional dan profesional, etika profesi untuk pekerja profesional.





Referensi :
Bahan Ajar STAN Prodip 1 Pajak Etika Profesi 

Komentar

  1. Mbak Ijin ambil sebagian Buat bahan presentasi ya ^^

    BalasHapus
  2. ini ada pertanyaan daro saya.
    jelaskan pentingnya hubungan etos kerja dengan etika kerja? coba di jawab dong min

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Lupa

Tidaklah Allah menciptakan sesuatu, menakdirkan sesuatu tanpa ada hikmah yang dapat diambil untuk dijadikan pelajaran dalam menjalani kehidupan. Dea, sebagai manusia memang susah tuk luput dari rayuan syaitan. Bujuk rayu untuk mengeluh pada keadaan, misalnya. Tapi jangan pernah mau kalah, De. Jangan! Lihatlah pada sekitar, banyak sekali sari hikmah yang bisa kau ambil. Dea, setiap orang, setiap hal, akan selalu ada yang bisa kau pelajari. Ketika kurang bersyukur, coba lihat kembali, masih banyak saudaramu yg perjuangan hidupnya harus lebih dari perjuangan yang kau lakukan. Tetap bersyukur, dan harus selalu bersyukur. Jangan pula kau lupa untuk mendoakan mereka agar senantiasa diberi keikhlasan dan kekuatan dalam berjuang serta dimurahkan rezekinya dalam keberkahan Allah SWT. Dea, ketika kau merasa tinggi, beristighfar segera. Ingatlah bahwa Allah lah yang paling tinggi. Tidak ada yang bisa dan pantas untuk kau sombongkan. Saat kau merasa paling benar, istighfar! Saat kau merasa...

Kepemimpinan: Aku, Kamu, Kita Adalah Pemimpin

Pemimpin adalah seseorang yang dapat memengaruhi orang lain   serta menginspirasi, memotivasi, dan mengarahkan kegiatan untuk mencapai tujuan yang dibangun dan dimiliki bersama. Akan tetapi pada   hakikatnya setiap orang adalah pemimpin, khususnya pemimpin bagi dirinya sendiri. Sebagaimana   hadits riwayat Bukhari Muslim, Ibn Umar r.a berkata : saya telah mendengar RAsulullah SAW bersabda : setiap orang adalah pemimpn dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang kepala negara akan diminta pertanggungjawaban perihal rakyat yang dipimpinnya. Seorang suami akan ditanya perihal keluarga yang dipimpinnya. Seorang isteri yang memelihara rumah tangga suaminya akan ditanya perihal tanggung . jawab dan tugasnya. Bahkan seorang pembantu /pekerja rumah tangga yang bertugas memelihara barang milik majikannya juga akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Dan kamu sekalian pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban dari hal yang dipimpinnya. (Bukhari, m...