Langsung ke konten utama

Kepemimpinan: Aku, Kamu, Kita Adalah Pemimpin




Pemimpin adalah seseorang yang dapat memengaruhi orang lain  serta menginspirasi, memotivasi, dan mengarahkan kegiatan untuk mencapai tujuan yang dibangun dan dimiliki bersama. Akan tetapi pada  hakikatnya setiap orang adalah pemimpin, khususnya pemimpin bagi dirinya sendiri. Sebagaimana  hadits riwayat Bukhari Muslim,
Ibn Umar r.a berkata : saya telah mendengar RAsulullah SAW bersabda : setiap orang adalah pemimpn dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang kepala negara akan diminta pertanggungjawaban perihal rakyat yang dipimpinnya. Seorang suami akan ditanya perihal keluarga yang dipimpinnya. Seorang isteri yang memelihara rumah tangga suaminya akan ditanya perihal tanggung . jawab dan tugasnya. Bahkan seorang pembantu /pekerja rumah tangga yang bertugas memelihara barang milik majikannya juga akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Dan kamu sekalian pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban dari hal yang dipimpinnya. (Bukhari, muslim)

Dalam sebuah perkumpulan/organisasi, pemimpin yang baik merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu seorang pemimpin harus memiliki sikap dan sifat yang mencerminkan bahwa ia adalah seorang pemimpin  yang baik yang nantinya dapat mengarahkan kelompoknya pada sebuah keberhasilan.

Rasulullah SAW adalah contoh pemimpin besar  dengan segala akhlakul karimah beliau  yang dapat dijadikan suri tauladan bagi kita semua. Rahasia sukses Rasulullah SAW memimpin umat ini adalah terletak pada kepribadiannya yang utuh, terarah dan berakhlakul karimah dalam segala aspek kehidupan. Berikut akhlak Rasulullah SAW yang dapat dijadikan teladan bagi seorang pemimpin dan kita semua.
  • Sidiq

Seorang pemimpin senantiasa berkata jujur dan tidak pernah berbohong. Pemimpin yang jujur adalah pemimpin yang memiiki tingkat ketaqwaan yang tinggi, karena ia akan selalu mengingat Tuhan nya sebelum berucap dan berbuat.

  • Amanah

Seorang pemimpin memilki tanggungjawab untuk dapat mengemban kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Seorang pemimpin yang amanah akan berusaha sekuat tenaga untuk memakmurkan setiap orang yang dipimpinnya.  Jika seorang pemimpin amanah, tentulah korupsi dan segala tindakan penyelewengan wewenang yang ada di negeri ini tidak akan terjadi.

  • Fathonah

Dalam melaksanakan tanggungjawabnya, seorang pemimpin yang baik harus mampu mencari solusi terbaik saat terjebak suatu permasalahan, serta mau turun langsung ke bawah untuk mencari akar permasalahan. Selain itu, pemimpin yang cerdas adalah pemimpin yang kreatif dan inovatif.

  • Tabligh

Pemimpin menyampaikan  hal-hal baik yang harus dilakukan dan hal-hal buruk yang harus ditinggalkan. Seorang pemimpin tidak hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri.

Jika seorang pemimpin telah memiliki ke empat sifat tersebut, niscaya ia akan menjadi seorang pemimpin yang adil dan bijaksana dalam menetukan segala keputusan yang akan diambil, serta menjadi seorang pemimpin yang dapat mengantarkan kelompoknya pada sebuah keberhasilan dalam meraih cita-cita bersama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Etika (Etos) Kerja VS Etika Profesi

Etos merupakan seperangkat pemahaman dan keyakinan terhadap nilai-nilai yang secara mendasar memengaruhi kehidupan, menjadi prinsip-prinsip pergerakan, dan cara berekspresi yang khas pada sekelompok orang dengan budaya serta keyakinan yang sama. Etika (etos) kerja berbeda dengan etika profesi. Etika (etos) kerja adalah seperangkat sikap atau pandangan mendasar yang dipegang sekelompok manusia untuk menilai bekerja sebagai suatu hal yang positif bagi peningkatan kualitas kehidupan sehingga memengaruhi perilaku kerjanya. Sementara etika profesi adalah panduan bagi mereka para profesional (dokter, pengacara, akuntan, wartawan, dll) dalam menjalani kewajiban mereka memberikan dan mempertahankan jasa kepada masyarakat yang berstandar tinggi. Para professional memiliki karakteristik khusus dari segi pendidikan atau pelatihan, pengetahuan, pengalaman, dan hubungan dengan klien, yang membedakannya   dari pekerja non profesional. Tuntutan akan standar profesionalisme dan eti...

Marah, Perlukah Etika?

Pada suatu hari ketika perkuliahan sedang berlangsung (jiaaahh, sok naratif gitu hehe), ada seorang teman saya bertanya kepada dosen…. But eiittss sebentar, anyway kayanya kita belum kenalan yah? Maklum berhubung saya sedikit terserang penyakit pikun, jadi kelupaan deh ngenalin diri di postingan pertama kemaren, hehe. Well…   btw saya seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, lebih spesifiknya seorang mahasiswi Diploma 1 spesialisasi Perpajakan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara di Balai Diklat Keuangan Palembang. Bangga banget deh   rasanya bisa masuk ke salah satu sekolah tinggi kedinasan di Indonesia yang memang udah jadi idaman saya sejak masih SMP, dan sampe sekarang dong, hehehe. Diploma 1 ? Gak masalah! Yang penting perpajakan, wkwk. Well, teman-teman, Bapak-Ibu, Mas-Mbak, adik-adik semuanya, we’ll back to the topic. Sampe dimana tadi ? eh iyaaa…. Jadi gini, waktu itu, ketika mata kuliah Etika Profesi oleh Bapak Ali Azcham Noveansyah, ada seorang teman sa...

Totalitas dalam Bekerja

Assalamu’alaykum W.W Sahabat blogger, pertemuan terakhir Etika PNS beberapa minggu yang lalu benar-benar mengobarkan kembali api semangat saya untuk segera menjadi bagian dari keluarga Kementerian Keuangan. Bersama-sama, saya dan teman-teman kelas Pajak B berjanji bahwa kami akan bekerja dengan sebaik mungkin dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi instansi tempat kami bekerja nanti.  Profesionalisme. Ya, untuk membawa perubahan-perubahan besar dalam sebuah instansi, sumber daya manusia yang profesionalisme tentu menjadi penunjang yang sangat dibutuhkan. Pada hakikatnya, inti dari sebuah profesionalisme adalah melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati. Begitu pentingnya bagi kita untuk bisa melibatkan hati dalam setiap pekerjaan kita. Tidak hanya setengah yang diharapkan, melainkan sepenuh hati. Ketika kita menangani pekerjaan dengan setengah hati dan setengah pikiran, bagaimana dengan hasil pekerjaannya? Hasilnya pun pasti akan asal-asalan. Sahabat blogge...